5 Framework untuk membuat Website

Beberapa Jasa Pembuatan Website sudah mulai memakai framework untuk pengembangan situs web yang telah membuat kemajuan besar dalam beberapa tahun terakhir.

5 Framework untuk membuat Website

Beberapa Jasa Pembuatan Website sudah mulai memakai framework untuk pengembangan situs web yang telah membuat kemajuan besar dalam beberapa tahun terakhir. Selain evolusi teknologi, penggunaan internet yang semakin meningkat membuat para penggiat dunia digital semakin sadar untuk memaksimalkan tampilan dan layanan website.

Dalam hal ini, jenis kerangka kerja memiliki pengaruh besar pada prosesnya karena dapat membantu Anda menyederhanakan pengembangan situs web Anda. Berikut lima framework terbaik yang direkomendasikan oleh berbagai jasa pembuatan website.

Laravel

Anda yang ingin mengembangkan website berbasis PHP bisa mengandalkan Laravel sebagai frameworknya. Mengapa? Laravel sudah menggunakan arsitektur Model-View-Controller atau MVC yang cocok untuk media sosial berbasis web, sistem manajemen konten, dan portal berita online. Fitur utama yang mendukung pembuatan template, pemrosesan data, dan penyusun ORM berhasil mengundang para pengembang web untuk mengandalkan Laravel.

Django

Jika anda menggunakan bahasa pemograman Python, maka Django merupakan framework yang dijamin mempermudah pekerjaan anda. Framework ini telah didukung oleh arsitektur MVC yang memungkinkan Anda untuk bekerja di situs web yang nantinya berisi data dalam jumlah besar dan kompleks. Dengan Django, Anda tidak akan butuh waktu lama membangun situs web tanpa membuat kesalahan krusial, termasuk menyiapkan sistem keamanan terbaik.

Ruby on Rails

Ya, framework ini cocok untuk pengembangan website dengan Ruby sebagai bahasa pemrogramannya. Ruby on Rails mengikuti Rapid Application Development yang mendukung penggunaan ulang kode yang relatif cepat dan adaptasi perubahan. Arsitektur kerangka kerja RESTful juga akan memastikan bahwa aplikasi web yang Anda kembangkan memiliki struktur logis. Pemrogram memilih Ruby on Rails untuk meningkatkan produktivitas situs web mereka.

JS Angular

Faktanya, bahasa pemrograman JavaScript masih digunakan sampai sekarang. JS Angular adalah kerangka kerja slaah satu yang mengandalkan bahasa ini untuk membangun bagian depan situs web dan membuat aplikasi web dinamis. Arsitektur MVC dalam kerangka ini juga cocok untuk pengembang web yang ingin mengembangkan situs web satu halaman yang ideal. Alasan lain yang membuatnya layak terpilih adalah anggota komunitasnya yang saling mendukung.

Spring

Berencana bekerja di situs web berbasis Java? Spring adalah kerangka kerja yang cocok untuk membantu Anda mengerjakan proyek ini. Kerangka ini sepenuhnya didasarkan pada Java dengan MVC sebagai arsitekturnya. Jadi Anda bisa menyelesaikan pekerjaan dengan cepat. Bahkan pengembang tidak perlu lagi mengkonfigurasi file atau pengaturan lainnya. Fitur khusus Spring Cloud akan menyederhanakan pembangunan sistem terdistribusi semaksimal mungkin.

Nah, dari penjelasan di atas, Anda bisa menyimpulkan bahwa penggunaan framework dan hasilnya juga ditentukan oleh bahasa pemrograman yang dipilih. Oleh karena itu, sebagai Bali Web Programmer Anda harus menguasai bahasa pemrograman terlebih dahulu. Kemudian Anda dapat memanfaatkan fitur dan layanan yang diberikan oleh kerangka kerja yang dimaksud untuk membuat situs web yang memuaskan.

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0